Category Archive Artikel

Perbedaan ISO 9001 dan ISO 17025: Mana yang Tepat untuk Anda?

Banyak organisasi sering bingung dalam memilih standar internasional yang paling sesuai. Perbedaan ISO 9001 dan ISO 17025 menjadi topik krusial bagi perusahaan yang ingin meningkatkan sistem manajemen mutu. Meskipun keduanya bertujuan meningkatkan efisiensi, fokus keduanya sebenarnya sangat berbeda.

Tulisan ini akan membahas secara mendalam mengenai perbedaan utama tersebut. Dengan memahami kedua standar ini, Anda dapat menentukan arah pengembangan kualitas organisasi secara lebih tepat.


1. Fokus Standar dan Persyaratan Utama

Pertama, mari kita tinjau persyaratan utamanya. ISO 9001 lebih menekankan pada pengelolaan proses operasional. Standar ini menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.

Sebaliknya, ISO 17025 memiliki persyaratan teknis yang jauh lebih spesifik. Standar ini mengharuskan laboratorium memiliki personel yang kompeten. Selain itu, laboratorium wajib menggunakan metode pengujian tervalidasi serta peralatan yang terkalibrasi dengan baik.

2. Definisi Standar Manajemen Mutu

ISO 9001 adalah standar manajemen mutu yang bersifat umum. Standar ini dapat diterapkan oleh berbagai jenis organisasi, mulai dari manufaktur hingga jasa. Tujuannya adalah memastikan proses bisnis berjalan konsisten.

Namun, ISO 17025 dirancang khusus untuk laboratorium pengujian dan kalibrasi. Standar ini memastikan bahwa laboratorium mampu menghasilkan data yang akurat. Hal ini sangat penting untuk memenuhi regulasi teknis yang berlaku di pasar global. Informasi lebih lanjut mengenai standar teknis ini dapat dilihat pada laman resmi .

3. Akreditasi vs Sertifikasi

Salah satu poin penting dalam perbedaan ISO 9001 dan ISO 17025 terletak pada status pengakuannya. Organisasi yang menerapkan ISO 9001 akan menerima Sertifikasi. Sertifikat ini menunjukkan bahwa sistem manajemen mutu perusahaan telah memenuhi standar.

Sementara itu, laboratorium yang menerapkan ISO 17025 akan mendapatkan Akreditasi. Di Indonesia, proses ini biasanya dilakukan oleh . Akreditasi merupakan penegasan bahwa laboratorium memiliki kompetensi teknis yang diakui secara internasional.

4. Manfaat bagi Organisasi

Penerapan standar yang tepat memberikan keuntungan besar. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Manfaat ISO 9001: Meningkatkan kepuasan pelanggan, menyempurnakan proses internal, serta memperkuat daya saing pasar.
  • Manfaat ISO 17025: Meningkatkan kredibilitas hasil uji laboratorium. Selain itu, standar ini mempermudah pengakuan internasional terhadap data yang dihasilkan.

5. Ruang Lingkup Penerapan

Terakhir, mari kita lihat cakupannya. ISO 9001 memiliki ruang lingkup yang sangat luas. Standar ini bisa digunakan di sektor pemerintahan, pendidikan, hingga industri kreatif.

Di sisi lain, ISO 17025 sangat tersegmentasi. Penerapannya hanya terbatas pada laboratorium yang melakukan kegiatan pengujian, pengambilan sampel, atau kalibrasi. Standar ini menggabungkan persyaratan manajemen mutu dengan persyaratan teknis yang ketat.


Kesimpulan

Singkatnya, pemilihan standar bergantung pada jenis usaha dan tujuan Anda. Jika Anda ingin meningkatkan manajemen secara umum, ISO 9001 adalah solusinya. Namun, jika fokus Anda adalah validitas teknis laboratorium, maka ISO 17025 wajib dimiliki.

Baca Juga:

Butuh bantuan dalam merencanakan penerapan ISO? Anda dapat menghubungi tim ahli kami untuk konsultasi lebih lanjut.

Hubungi Tim Dinamika Consulting: 📞 WA/Telp: 081 1144 6030

Manfaat ISO 55001: Panduan Lengkap Manajemen Aset Perusahaan

Banyak perusahaan saat ini memiliki aset besar namun gagal memanfaatkannya secara maksimal. Akibatnya, aset tersebut terabaikan dan tidak memberikan nilai tambah. Oleh karena itu, memahami manfaat ISO 55001 menjadi langkah krusial untuk mengoptimalkan setiap sumber daya yang dimiliki organisasi.

ISO 55001 adalah standar internasional yang mengatur tata kelola aset (asset management). Standar ini memberikan kerangka kerja efektif, mulai dari perencanaan hingga pemusnahan aset. Dengan menerapkan standar ini, perusahaan dapat mencapai tujuan bisnis secara lebih efisien dan terukur.

Alt-text: Tim manajemen sedang melakukan evaluasi manfaat ISO 55001 untuk efisiensi bisnis.


Mengapa Perusahaan Anda Membutuhkan ISO 55001?

Aset merupakan unsur vital yang harus dikelola dengan tepat. Jika dikelola secara sembarangan, aset justru bisa menjadi beban biaya. Namun, melalui standar ISO 55001, perusahaan Anda dapat mengoptimalkan pengelolaan aset fisik, finansial, hingga aset tak berwujud seperti data.

Untuk memahami lebih dalam mengenai standar teknisnya, Anda dapat merujuk pada laman resmi International Organization for Standardization (ISO).


10 Manfaat ISO 55001 untuk Peningkatan Bisnis

Berikut adalah sepuluh keuntungan utama yang akan didapatkan perusahaan saat menerapkan sistem manajemen aset berbasis internasional:

1. Optimalisasi Pengelolaan Aset

Pertama, ISO 55001 membantu perusahaan mengelola semua jenis aset secara terintegrasi. Hal ini mencakup aset manusia, finansial, hingga infrastruktur fisik.

2. Peningkatan Efisiensi Operasional

Selanjutnya, standar ini membantu mengidentifikasi peluang untuk menekan biaya operasional. Dengan proses yang ramping, waktu penggunaan aset menjadi lebih efektif.

3. Keandalan Aset yang Lebih Tinggi

Melalui pemeliharaan yang terencana, risiko kegagalan aset dapat dikurangi secara drastis. Akibatnya, operasional perusahaan tetap stabil dan terhindar dari gangguan mendadak.

4. Peningkatan Keamanan Kerja

Manajemen aset yang baik berbanding lurus dengan keamanan lingkungan kerja. Hal ini secara otomatis mengurangi risiko kecelakaan kerja bagi karyawan.

5. Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Dengan pemantauan kinerja aset secara reguler, manajemen dapat membuat keputusan yang lebih cerdas. Data yang akurat memudahkan penentuan kapan aset harus diperbaiki atau diganti.

6. Pengurangan Risiko Bisnis

ISO 55001 membantu perusahaan mengidentifikasi risiko sejak dini. Baik itu risiko teknis, biaya perawatan yang membengkak, maupun ketidakpatuhan terhadap regulasi.

7. Akuntabilitas yang Lebih Baik

Standar ini memfasilitasi pelaporan kinerja aset yang transparan kepada pemangku kepentingan. Hal ini meningkatkan kepercayaan investor dan klien.

8. Kepatuhan Terhadap Regulasi

Penerapan standar ini memastikan perusahaan selalu sejalan dengan peraturan industri yang berlaku. Dengan demikian, Anda dapat menghindari denda atau sanksi hukum.

9. Peningkatan Nilai Investasi (ROI)

Manajemen aset yang efektif meningkatkan nilai aset secara keseluruhan. Hal ini memberikan dampak positif pada nilai valuasi perusahaan di mata pasar.

10. Keunggulan Kompetitif

Terakhir, perusahaan yang memiliki sertifikasi ISO 55001 cenderung lebih unggul dalam persaingan pasar karena memiliki ketahanan bisnis yang lebih kuat.


Kesimpulan

Penerapan ISO 55001 memerlukan komitmen manajemen yang matang. Namun, hasil yang diberikan sangat sepadan dengan usaha yang dilakukan. Perusahaan akan menjadi lebih produktif, efisien, dan siap menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang dinamis.

Baca Juga:Cara Mengintegrasikan ISO 55001 dengan Sistem Manajemen Lainnya

Sertifikasi ISO 55001: Kunci Sukses Manajemen Aset Perusahaan

Sertifikasi ISO 55001 merupakan standar internasional yang menetapkan persyaratan ketat bagi organisasi dalam mengelola aset fisik mereka. Melalui penerapan Sistem Manajemen Aset (AMS) yang efektif, perusahaan Anda dapat membangun pondasi yang kuat untuk menjaga, menerapkan, serta meningkatkan aset inti bisnis secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, banyak perusahaan global kini beralih ke standar ini. Dengan mendapatkan Sertifikasi ISO 55001, organisasi Anda tidak hanya sekadar patuh pada aturan, tetapi juga mampu mengelola risiko secara proaktif untuk mendukung perkembangan bisnis jangka panjang.

Tim profesional sedang melakukan evaluasi untuk mendapatkan Sertifikasi ISO 55001 manajemen aset.

Manfaat Utama Sertifikasi ISO 55001

Berikut adalah beberapa keuntungan strategis yang akan didapatkan oleh organisasi Anda:

1. Pengelolaan Risiko yang Terukur

Sistem ini terus meninjau proses, prosedur, dan kinerja aset. Akibatnya, manajemen dapat mengambil keputusan berdasarkan data yang akurat. Hal ini menyeimbangkan antara biaya, risiko, dan peluang bisnis. Selain itu, efisiensi organisasi akan meningkat secara signifikan.

2. Mendukung Perkembangan Bisnis

AMS yang tersertifikasi membantu perusahaan berkembang melalui rencana penerapan yang terkoordinasi. Dengan rencana yang formal dan diprioritaskan, seluruh elemen perusahaan dapat menjalankan strategi dengan pemahaman yang sama.

3. Peningkatan Kinerja Finansial

Salah satu dampak paling nyata adalah peningkatan Return on Investment (ROI). Selain meningkatkan keuntungan, sistem ini membantu pengurangan biaya operasional tanpa mengorbankan kinerja organisasi. Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang standar efisiensi ini di laman resmi International Organization for Standardization (ISO).

4. Reputasi dan Kepatuhan Hukum

Kepatuhan terhadap persyaratan hukum dan regulator menjadi lebih transparan. Selanjutnya, hal ini akan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan serta kepuasan pelanggan secara keseluruhan.


Mengapa Memilih Layanan Kami?

Sebagai penyedia layanan sistem manajemen terdepan, kami menawarkan solusi komprehensif untuk kebutuhan Sertifikasi ISO 55001 Anda. Kami tidak hanya melakukan penilaian, tetapi juga memahami kondisi khusus bisnis Anda dengan penuh pertimbangan.

  • Sertifikasi Terakreditasi: Kami memiliki akreditasi resmi (seperti UKAS di Inggris Raya). Oleh sebab itu, Anda dapat yakin bahwa proses penilaian kami dilakukan dengan integritas tinggi dan keahlian teknis yang mumpuni.
  • Ekspertis Spesialis: Kami menugaskan asesor yang berkualifikasi tinggi di bidang industri Anda. Dengan demikian, proses audit sistem dapat berjalan secara efektif, komprehensif, dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Informasi Terkait: Simak juga artikel kami tentang Manfaat ISO 9001 untuk Manajemen Mutu untuk mengintegrasikan sistem manajemen Anda.

ISO 55001 Manajemen Aset: Panduan Lengkap dan Manfaat bagi Perusahaan


ISO 55001 manajemen aset merupakan standar internasional yang krusial bagi organisasi yang ingin mengoptimalkan nilai dari aset mereka. Di era kompetisi global saat ini, memahami penerapan ISO 55001 bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan efisien.


Apa Itu ISO 55001?

Pada Januari 2014, International Organization for Standardization (ISO) menerbitkan ISO 55001, yaitu standar manajemen aset internasional yang baru. Standar ini merupakan hasil kolaborasi lebih dari 30 negara yang dipimpin oleh Komite Proyek ISO 251 selama tiga tahun.

Meskipun tergolong baru, standar ini diadopsi dari Publicly Available Specification (PAS 55) yang dikembangkan oleh Institute of Asset Management (IAM) di Inggris. Metodologi PAS 55 sendiri telah terbukti sukses di berbagai industri besar di Inggris, Australia, hingga Amerika Serikat.

Alt-text: Ilustrasi koordinasi tim dalam menerapkan sistem ISO 55001 manajemen aset.

Seri Standar ISO Manajemen Aset

ISO menghasilkan tiga standar utama terkait bidang ini:

  1. ISO 55000: Memberikan gambaran prinsip, konsep, dan definisi. Manajemen aset di sini didefinisikan sebagai “kegiatan terkoordinasi organisasi untuk menyadari nilai dari aset”.
  2. ISO 55001: Menetapkan persyaratan spesifik untuk sistem manajemen pengelolaan aset.
  3. ISO 55002: Memberikan panduan untuk penerapan ISO 55001.

Pentingnya ISO 55001 bagi Perusahaan

Mengapa perusahaan Anda memerlukan ISO 55001 manajemen aset? Standar ini tidak memberikan spesifikasi teknis atau finansial yang kaku, melainkan menyediakan kerangka kerja (framework) untuk membangun kebijakan, proses, dan tata kelola yang efektif.

Dengan bahasa yang umum dan struktur yang konsisten, ISO 55001 dapat diintegrasikan dengan standar lain seperti ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu. Hal ini memudahkan kolaborasi antar departemen dan menciptakan budaya organisasi yang proaktif.


6 Manfaat Utama Menerapkan ISO 55001

Implementasi ISO 55001 manajemen aset membawa dampak positif yang signifikan:

  • Kinerja Optimal: Memungkinkan organisasi mengelola peluang jangka pendek dan panjang secara seimbang.
  • Efisiensi Biaya: Meningkatkan Return on Investment (ROI) dan menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas.
  • Manajemen Risiko yang Lebih Baik: Pengambilan keputusan menjadi lebih cerdas karena didasarkan pada tinjauan prosedur yang teratur.
  • Pertumbuhan Bisnis Terjamin: Memfasilitasi koordinasi antar departemen dan komunikasi yang lebih jelas.
  • Pengambilan Keputusan Efektif: Menyelaraskan aset dengan tujuan strategis organisasi.
  • Reputasi Internasional: Menunjukkan kepada pemangku kepentingan bahwa perusahaan Anda berkomitmen pada praktik terbaik global.

Hubungan ISO 55001 dan Teknologi Akuntansi

Dalam praktiknya, sertifikasi ISO 55001 manajemen aset akan jauh lebih mudah dicapai jika didukung oleh teknologi. Penggunaan software akuntansi memungkinkan kontrol dan evaluasi aset secara real-time.

Fitur Pendukung dalam Software Akuntansi:

  • Fixed Asset Tracking: Menghitung penyusutan aktiva tetap secara akurat (kendaraan, mesin, hardware).
  • Master Fixed Asset: Mencatat informasi detail seperti lokasi, merk, spesifikasi, hingga penanggung jawab (history pemindahan aset).
  • Manajemen Stok: Memantau pasokan barang jadi dan bahan produksi secara transparan.

Baca Juga: Cara Mengelola Aset Tetap Agar Perusahaan Tetap Profitabel


Kesimpulan

ISO 55001 manajemen aset adalah instrumen pokok bagi organisasi yang ingin menjadi lebih proaktif, bertanggung jawab secara sosial, dan efisien secara finansial. Dengan mengoptimalkan kinerja aset melalui standar ini, perusahaan Anda tidak hanya menghemat biaya tetapi juga membangun fondasi pertumbuhan yang kokoh.

Dari pembahasan di atas, Anda sudah bisa memikirkan bahwa ISO 55001 juga penting diterapkan oleh perusahaan karena ISO ini berkaitan dengan manajemen aset pada perusahaan Anda.

Mengelola aset adalah suatu hal yang harus dipertimbangkan sebagai prioritas bagi setiap perusahaan.

ISO ini membantu organisasi mengoptimalkan kinerja, merampingkan produksi dan operasi, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, serta membantu mereka menjadi lebih proaktif dan bertanggung jawab secara sosial.

Oleh karena itu, ISO 55001 lebih kurang dapat diibaratkan sebagai barang pokok untuk setiap organisasi.

Dengan adanya tujuan untuk memberikan pendapat tentang manajemen aset tersebut, memungkinkan organisasi untuk mencapai tujuan dengan melalui manajemen aset yang efektif dan efisien.

Setelah mengetahui tujuan tersebut Anda akan mendapatkan menfaat dari menerapkan ISO ini dengan kinera yang optimal, efesiensi biaya, manajemen risiko yang lebih baik, peningkatan pada pertumbuhan bisnis dan pengambilan keputusan yang efektif.

Selain itu, sertifikasi ISO ini juga akan membuat suatu perusahaan lebih menghemat keuangan karena bisa melakukan kontrol dan evaluasi dari manajemen aset tersebut.

Dengan software akuntansi, segala data keuangan, stok bahan produksi, pasokan barang jadi hingga pemasukan keuangan bisa terlihat dengan jelas.

Fitur Fixed Asset di Software Akuntansi membantu Anda menghitung penyusutan aktiva tetap dengan akurat sehingga memudahhkan Anda dalam mentracking aset Anda seperti kendaraan, mesin, hardware, dan peralatan kantor.

Pada fitur Master Fixed Asset, Anda bisa mencatat informasi seperti lokasi, merk, spesifikasi dan penanggungjawab untuk history lengkap pemindahan aset dari tangan ke tangan.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda mengenai ISO 55001.

Macam-macam PROPER

Macam-macam PROPER  

Penilaian peringkat PROPER menggunakan warna agar memudahkan penilaian kinerjalingkungan perusahaan oleh masyarakat.

Dimana kriteria peringkat warna PROPER terdiri dari:

• Peringkat EMAS diberikan untuk perusahaan yang konsisten melakukan praktik lingkunganterbaik dalam proses produksi/ jasanya, dan menjaga etika bisnis juga bertanggung jawabterhadap masyarakat di sekitar perusahaan.
• Peringkat HIJAU diberikan untuk perusahaan yang sudah melakukan pengelolaanlingkungan melebihi persyaratan dalam peraturan dengan melaksanakan sistempengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumber daya secara efisien, dan pelaksanakantanggung jawab sosial perusahaan secara konsisten.
• Peringkat BIRU diberikan untuk perusahaan yang sudah melakukan pengelolaanlingkungan sesuai dengan ketentuan pada Undang-Undang yang berlaku.
• Peringkat MERAH diberikan untuk Perusahaan yang belum sesuai dengan persyaratandalam Undang-Undang yang berlaku.
• Peringkat HITAM diberikan untuk perusahaan yang lalai dan mengakibatkan pencemaranatau kerusakan lingkungan serta pelanggaran terhadap Undang-Undang yang berlakuataupun tidak melaksanakan sanksi administrasi.
Mengapa Webinar ini penting?

Webinar ini akan menjelaskan dengan rinci dan tuntas tentang PROPER.

• Ketentuan hukum PROPER
• Macam- macam PROPER
• Mengapa PROPER itu penting untuk perusahaan
• Pemetaan kinerja sesuai persyaratan PROPER
• Strategi mendapatkan PROPER yang diinginkan
• Bagaimana meningkatkan peringkat PROPER
• Apa yang harus dipersiapkan menghadapi PROPER

Tips hadapi PROPER

TIPS dan SARAN MENGHADAPI PROPER

Tips dan Saran untuk Mempersiapkan Diri Menghadapi Proses Sertifikasi PROPER:

1. Mulailah persiapan dengan cermat jauh sebelum jadwal audit eksternal. Ini memungkinkanwaktu yang cukup untuk perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian.
2. Pertimbangkan untuk mengkonsultasikan perusahaan dengan ahli yang berpengalamandalam sertifikasi PROPER dan praktik berkelanjutan. Mereka dapat memberikan panduanberharga dan memastikan persiapan yang tepat.
3. Pastikan bahwa karyawan perusahaan memiliki pemahaman yang memadai tentang praktikberkelanjutan dan peran mereka dalam memenuhi persyaratan sertifikasi PROPER. Pelatihan dapat membantu meningkatkan kesadaran.
4. Identifikasi risiko yang mungkin muncul selama proses sertifikasi dan perencanaanlangkah-langkah mitigasi yang sesuai. Ini dapat membantu mengatasi hambatan yang mungkin muncul.
5. Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan  tentang proses sertifikasi dan komitmenperusahaan terhadap keberlanjutan. Ini dapat membangun dukungan dan pemahaman.
Dengan persiapan yang baik dan komitmen untuk mematuhi praktik berkelanjutan, perusahaandapat berhasil memperoleh sertifikasi PROPER dan memanfaatkan manfaatnya dalam bisnis dan dalam mendukung keberlanjutan. Hubungi dinamikaconsulting.com untuk mendapatkankonsultan PROPER yang berpengalaman.

Bisnis Modern PROPER

Bisnis Modern Peduli PROPER

Bisnis modern semakin menyadari pentingnya praktik berkelanjutan sebagai langkah strategisuntuk menjaga lingkungan dengan tetap memenuhi kebutuhan pelanggan, dan membangunreputasi positif. Perusahaan akan meraih citra positif tentang bagaimana pengelolaanlingkungannya dari reputasi yang baik.

Sertifikat PROPER merupakan aspek penting bagaimana perusahaan memantau dampaklingkungan terhadap aktivitas perusahaan. Kami ingin menjelaskan apa itu sertifikat PROPER, mengapa keberlanjutan penting dalam bisnis, dan bagaimana perusahaan memperolehkeunggulan bersaing melalui sertifikasi PROPER.

Pengertian Sertifikat Proper

PROPER merupakan singkatan dari Public Disclosure Program for Environmental Compliance. Artinya yaitu Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan LingkunganHidup. Program ini merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah cq Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (“KLHK”) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan pengelolaan lingkungan hidup.

Sertifikat Proper diberikan kepada perusahaan yang telah memenuhi standar lingkungan dan praktik berkelanjutan yang telah ditetapkan. Sertifikat ini bertujuan untuk mendorong perusahaanagar melakukan operasionalnya dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang.

Sertifikat PROPER diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia sebagai upaya meningkatkankesadaran dan komitmen perusahaan terhadap praktik lingkungan dan sosial berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya perhatian global terhadap isu-isu lingkungan dan sosial, termasuk perubahan iklim, keberlanjutan sumber daya alam, dan hak asasi manusia. Sertifikat PROPER juga merupakan respons terhadap tuntutan konsumen yang semakin peduliterhadap produk dan layanan yang dihasilkan dengan pertimbangan lingkungan dan sosial yang baik.

Apa itu PROPER?

Apa itu PROPER?
Saat ini perusahaan dituntut untuk lebih peduli terhadap lingkungan karena dalam era global yang semakin dinamis tuntutan semakin banyak. Di antaranya, upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan dan Sosial, yang dikenal dengan nama PROPER. Program ini merupakan langkah penting dalam mendukung agenda perusahaan dalam mencapai tujuan keberlanjutan (sustainability).

Selain itu, keikutsertaan perusahaan dalam PROPER bersifat wajib, terutama bagi perusahaan yang menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan, tercatat di pasar bursa, mempunyai produk berorientasi ekspor, atau digunakan oleh masyarakat luas.

Apakah PROPER menjadi beban baru untuk perusahaan? Tentu tidak. Sebagai konsultan PROPER yang telah mendampingi banyak perusahaan meraih PROPER Hijau dan Emas, Spectrum CSR Solution melihat bahwa upaya pencapaian PROPER dapat sejalan dengan strategi bisnis perusahaan.

Bagaimana perusahaan dapat melakukan community development yang sesuai dengan target bisnis dan juga mendukung pencapaian PROPER? Apa peran konsultan PROPER dan CSR di dalamnya? Mari kita bahas lebih lanjut!

Mengenal PROPER Lebih Lanjut

PROPER merupakan program yang dilahirkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai upaya mendorong perusahaan untuk berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan. Program ini digagas dari kebutuhan untuk melakukan pengendalian pencemaran lingkungan yang lebih baik dan efektif. Dengan PROPER, transparansi dan demokrasi dalam pengelolaan lingkungan menjadi lebih nyata.

PROPER tidak hanya menilai jejak ekologis kegiatan bisnis, namun juga menyentuh aspek sosial. Pada kriteria penilaian tambahan, community development menjadi kriteria PROPER Hijau, sementara inovasi sosial menjadi kriteria PROPER Emas.

Community development adalah kegiatan pengembangan masyarakat yang dilakukan secara sistematis, terencana, dan diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat guna mencapai kondisi sosial, ekonomi, dan kualitas kehidupan yang lebih baik (menurut BPHN), apabila dibandingkan dengan kegiatan pembangunan sebelumnya. Kegiatan ini menjadi salah satu inti dari upaya perusahaan dalam pencapaian PROPER Hijau.

Adapun inovasi sosial, menurut KLHK, adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dapat menyelesaikan kebutuhan sosial secara lebih efektif dibandingkan solusi saat ini, serta mendorong perbaikan kapabilitas, hubungan sosial, dan pemanfaatan sumber daya yang lebih baik.

Peringkat Warna PROPER

Identifikasi PROPER menggunakan lima warna untuk menilai kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan: Emas, Hijau, Biru, Merah, dan Hitam. Setiap warna menunjukkan tingkat ketaatan dan upaya perusahaan.

Kriteria peringkat meliputi:

Emas: Perusahaan telah konsisten melakukan praktik keunggulan lingkungan, menjaga etika bisnis, dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.
Hijau: Perusahaan telah melakukan pengelolaan lingkungan melebihi persyaratan, melaksanakan sistem manajemen lingkungan dan CSR secara konsisten.
Biru: Perusahaan telah memenuhi ketentuan pengelolaan lingkungan sesuai peraturan.
Merah: Pengelolaan lingkungan belum sesuai dengan persyaratan.
Hitam: Perusahaan dengan sengaja melakukan perbuatan atau kelalaian yang menyebabkan pencemaran atau kerusakan lingkungan, atau tidak melaksanakan sanksi administrasi.
Kriteria ketaatan (compliance) diberikan pada peringkat Biru, Merah, atau Hitam. Sedangkan kriteria beyond compliance diberikan pada peringkat Emas dan Hijau.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengapa PROPER Penting untuk Perusahaan?

PROPER berperan penting dalam mendorong perusahaan lebih peduli terhadap pengelolaan lingkungan dan sosial. Dengan PROPER, perusahaan dapat memahami bagaimana kinerja pengelolaan lingkungan mereka di mata publik dan pemerintah. Hasil penilaian tersebut dapat membantu perusahaan dalam merumuskan strategi dan kebijakan keberlanjutan.

Selain itu, PROPER meningkatkan reputasi perusahaan. Perusahaan dengan peringkat tinggi akan mendapatkan citra positif di mata masyarakat dan investor, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap bisnis.

Persiapan PROPER harus dilakukan secara strategis dan profesional. Pemahaman tentang syarat, kriteria penilaian, dan penyiapan dokumen menjadi poin penting agar kegiatan bisnis dapat dinilai sesuai standar PROPER. Untuk memaksimalkan peluang meraih peringkat tinggi, perusahaan dapat bekerja sama dengan konsultan PROPER berpengalaman seperti Spectrum CSR Solution.

Cara Meningkatkan Peringkat PROPER

Beberapa langkah yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan peringkat PROPER antara lain:

Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan: Melakukan evaluasi rutin dampak lingkungan dan menerapkan upaya mitigasi.
Pengendalian Pencemaran: Menggunakan teknologi ramah lingkungan serta pengolahan limbah yang aman.
Efisiensi Energi: Meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan mengurangi emisi.
Pelaksanaan Community Development (CSR): Melaksanakan program pengembangan masyarakat yang relevan dengan tantangan sosial dan lingkungan.

 

PROPER dan Keberlanjutan Perusahaan

PROPER merupakan bagian penting dari perjalanan perusahaan menuju keberlanjutan. Dengan PROPER, perusahaan dapat mengetahui sejauh mana upaya mereka dalam pengelolaan lingkungan dan sosial, serta mengenali kesenjangan yang harus diperbaiki.

Perusahaan yang berkelanjutan bukan hanya mengejar keuntungan jangka pendek, tetapi juga memikirkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat.

 

Pengalaman Pendampingan PROPER Emas

Pada tahun 2023, Spectrum CSR Solution berhasil mendampingi PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) meraih PROPER Emas kategori industri petrokimia site Ciwandan dari KLHK.

Pendampingan mencakup profiling program, pengukuran capaian, pendampingan stakeholder dan penerima manfaat, hingga membangun keterkaitan program dengan rantai nilai perusahaan. Spectrum juga mendampingi pemenuhan aspek inovasi sosial dan SROI.

Selain persiapan dokumen, pendampingan juga meliputi proses presentasi PROPER, termasuk penyusunan materi, pembuatan script, pembuatan video presentasi, profil CEO dan program, gladi resik, hingga pendampingan saat presentasi.

 

Mempersiapkan PROPER untuk Perusahaan

Di era globalisasi dan digitalisasi, perusahaan dituntut peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. PROPER menjadi instrumen penting yang mendorong penaatan melalui insentif dan disinsentif. Dengan PROPER, perusahaan dapat meningkatkan reputasi serta mencapai tujuan keberlanjutan.

Spectrum sebagai konsultan CSR Indonesia dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan dalam merencanakan dan melaksanakan program CSR yang efektif dan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian PROPER.

Ingin tahu lebih lanjut tentang bagaimana Spectrum CSR Solution dapat membantu mempersiapkan PROPER perusahaan Anda? Hubungi kami sekarang!

Proses Penerapan ISO Menuju Sertifikasi

Tahapan Penerapan Sistem Manajemen
Sebuah perusahaan atau instansi yang ingin menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 ataupun Sistem Manajemen lainnya, akan lebih mudah kalau kita paham cara untuk memulai nya.
 

Langkah-langkah berikut ini adalah hal yang perlu dilakukan oleh Manajemen Perusahaan apabila ingin mengimplementasikan dan memperoleh Sertifikat ISO 9001:2015 ataupun Sertifikat ISO 14001:2015, ataupun Sertifikat ISO 45001:2018 atau sertifikat ISO lainnya.

1. Bentuk Tim ISO yang mengawal proses membangun Sistem Manajemen

Langkah ini dilakukan di awal ini pada saat menajemen sudah menetapkan untuk menerapkan salah satu sistem manajemen. Tapi tentuk dengan mempertimbangkan kompetensi, komitmen dan integritas dari staf/ karyawan yang ditunjuk. Dapat dipilih untuk mewakili departemen atau divisi atau bagian. Juga pilihlah satu orang yang menjadi Koordinator Manajemen dan satu orang yang bertanggungjawab untuk pengendalian dokumen dan rekaman, walaupun istilah itu sudah tidak digunakan tapi bermanfaat dalam mengelola sistem manajemen tersebut.

2. Terbitkan surat tugas atau surat penunjukan ataupun surat keputusan untuk tim tersebut.

Surat tugas atau surat penunjukan ataupun surat keputusan tersebut menerangkan bahwa staf/ karyawan yang ditunjuk sudah mendapatkan tugas dan wewenang sebagai wakil manajemen dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen tersebut. Demikian juga untuk staf/ karyawan yang lain yang tergabung dalam tim tersebut, sebagai dasar personil tersebut melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, meskipun terkadang mereka sudah memiliki tugas pokok yang lain.

3. Kajian Awal atau Gap Analysis

Kajian Awal atau Gap analysis adalah tahap awal yang mesti dilakukan apabila sebuah perusahaan atau instansi ingin menerapkan dan mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2015 atau Sistem Manajemen lainnya. Jika Tim ISO tersebut tidak mampu, maka manajemen dapat meminta bantuan Konsultan yang berpengalaman untuk memberikan arahan dan pendampingan.

3. Pelatihan Pengenalan ISO

Perlu dilakukan pelatihan awal terhadap staf/ karyawan perusahan atau instansi agar mendapat pemahaman terkait persyaratan Sistem Manajemen atau ISO tersebut. Persyaratan ditelaah satu persatu serta dijelaskan tahapan penerapannya atau bagaimana cara untuk menerapkan pada masing- masing perusahaan/ instansi. Jika dilakukan oleh pihak Konsultan, maka semua perserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat pelatihan. Ini bisa dijadikan salah satu bukti kompetensi.

 4. Pembuatan SOP/ IK dan Dokumen lainnya

Ada beberapa jenis dokumen yang terdapat pada sistem manajemen berbasis ISO. Gunanya sebagai sarana penerapan sandar serta untuk bukti telah memenuhi persyaratan yang dimiliki oleh Sistem Manajemen Mutu – ISO 9001:2015 tersebut. Jika saat ini perusahaan atau instansi sudah memiliki dokumen-dokumen operasional seperti SOP, Instruksi kerja dan formulir-formulir dalam menjalankan proses kerjanya, maka Tim ISO hanya perlu menambahkan kekurangan yang belum ada, sesuai permintaan persyaratan.

5. Penerapan Sistem Manajemen

Setelah terpenuhinya semua dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan, maka perlu dilakukan uji coba penerapan sistem manajemen tersebut, minimal selama 3 bulan, agar dapat dipastikan kesesuaian dan tepat sasaran dari semua dokumen yang telah dibuat. Dalam proses penerapan tersebut, bisa jadi ada dokumen yang perlu dirubah alias diupdate karena belum mencerminkan kesesuaian penerapan. Atau bisa juga cara kerja yang perlu dirubah, untuk menyesuaikan dengan dokumen yang telah sesuai dengan persyaratan sistem manajemen tersebut.

6. Audit Internal

Di dalam persyaratan semua sistem manajemen, mengharuskan adanya Audit Internal. Tujuannya adalah untuk memastikan kesesuaian penerapan yang telah dilakukan dengan persyaratan. Proses evaluasi secara internal tersebut adalah Audit Internal. Personil yang melakukan Audit adalah Tim Internal Auditor di dalam perusahaan atau instansi itu sendiri.

7. Kaji Ulang Manajemen

Proses kaji ulang atau tinjauan manajemen adalah sebuah rapat biasa yang membahas progres dari penerapan sistem manajemen. Namun dalam rapat tersebut ada point- point yang harus dibahas. Persyaratan meminta paling tidak dalam setahun pernah ada sekali tinjauan manajemen. Namun saya menyarankan, rapat ini bisa dilakukan lebih rutin, misalnya 3x setahun atau setiap 3 bulan. Tujuannya agar kondisi penerapan sistem manajemen bisa tetap termonitor secara cepat oleh manajemen terutama jika ada kendala operasional yang memerlukan keputusan top manajemen.

8. Audit Badan Sertifikasi

Tahapan yang menentukan apakah perusahaan atau instansi layak diakui dan telah memenuhi persyaratan Sistem Manajemen Mutu atau sistem manajemen lainnya. Audit Eksternal oleh Badan Sertifikasi merupakan Audit Badan Sertifikasi merupakan pengakuan pihak eksternal bahwa organisasai atau perusahaan tersebut telah memenuhi persyaratan. Badan Sertifikasi akan menerbitkan sertifikat jika hasil audit menunjukkan pemenuhan persyaratan yang baik.

Informasi Terdokumentasi pada ISO 37001:2016

Informasi Terdokumentasi yang diperlukan di ISO 37001:2016

Masing- masing konsultan mempunyai cara mendokumentasikan sistem manajemen antisuap (ABMS) agar memenuhi persyaratan ISO 37001:2016. Informasti terdokumentasi yang menjadi salah satu peryaratan di ISO 37001:2016 dapat dijelaskan pada paparan berikut ini.

Informasi terdokumentasi minimum yang disyaratkan oleh standar ISO 37001?

Badan Sertifikasi yang nanti akan melakukan audit terhadap SMAP, melihat bukti kesesuaian yang telah diterapkan oleh perusahaan atau organisasi yang ingin mendapatkan sertifikat ISO 37001:2016. Nah, perusahaan perlu mempertimbangkan, menyimpan dan menerapkan informasi terdokumentasi minimum sebagai berikut.

1.Informasi terdokumentasi yang wajib ada:

  • Ruang Lingkup Sistem Manajemen Anti Suap (Klausul 4.3)
  • Kebijakan Anti Penyuapan (Klausul 5.2)
  • Sasaran Anti Penyuapan & Perencanaan Untuk Pencapaiannya (Klausul 6.2);
  • Prosedur Proses Ketenagakerjaan Untuk Semua Personel (Klausul 7.2.21)
  • Prosedur Proses Ketenagakerjaan Untuk Personel Yang Memiliki Risiko Penyuapan (Klausul 7.2.2.2)
  • Kesadaran Dan Pelatihan (Klausul 7.3)
  • Prosedur Hadiah, Keramahtamahan, Donasi & Keuntungan Sejenis (Klausul 8.7)
  • Prosedur Peningkatan Kepedulian – Pelaporan, Kerahasiaan, Pelarangan Pembalasan & Perlindungan (Klausul 8.9)
  • Prosedur Investigasi & Penyelesaian Penyuapan (Klausul 8.10)

2.Informasi terdokumentasi berupa rekaman, arsip, catatan atau record yang wajib tersedia ;

  • Identifikasi, Review Dan Penilaian Risiko Suap (Klausul 4.5)
  • Pengendalian Pencapaian Sasaran (Klausul 6.2)
  • Bukti Kompetensi Yang Berhubungan Dengan SMAP (Klausul 7.2.1)
  • Bukti Penerimaan Salinan & Akses Terhadap Kebijakan & Pelatihan SMAP (Klausul 7.2.2.1)
  • Bukti Pelaksanaan Training; Kapan;Materi;Peserta (Klausul 7.3)
  • Bukti Pelaksanaan Uji Kelayakan Proyek, Rekan Bisnis & Personal (Klausul 8.2)
  • Komitmen Anti Penyuapan Dari Rekan Bisnis (Klausul 8.6)
  • Persetujuan Atas Hadiah Dan Keramahtamahan Di Atas Nilai Atau Frekuensi Yang Ditentukan (Klausul 8.7)
  • Metode Dan Hasil Untuk Pemantauan, Pengukuran, Analisis Dan Evaluasi (Klausul 9.1)
  • Bukti Pelaksanaan Audit Internal (Klausul 9.2)
  • Bukti Tinjauan Fungsi Kepatuhan (Klausul 9.4)
  • Hasil Tinjauan Manajemen Puncak (Klausul 9.3.1)
  • Hasil Tinjauan Dewan Pengarah – Jika Ada (Klausul 9.3.2)
  • Bukti Pengendalian Ketidaksesuaian Dan Tindakan Korektif (Klausul 10.1)

3. Beberapa informasi terdokumentasi yang dibutuhkan:

  • Daftar Konteks Organisasi (Klausul 4.1)
  • Daftar Kebutuhan & Harapan Pemangku Kepentingan (Klausul 4.2)
  • Daftar Regulasi Yang Berhubungan Dengan Penyuapan (Klausul 4.2)
  • Prosedur Penilaian Risiko Penyuapan (Klausul 4.5)
  • Bukti Komunikasi Mengenai Kebijakan SMAP (Klausul 5.2)
  • Bukti Penunjukan, Tugas & Tanggungjawab Dari Fungsi Kepatuhan (Klausul 5.3)
  • Daftar Induk Prosedur & Catatan (Klausul 7.5.3)
  • Prosedur Pengontrolan Keuangan (Klausul 8.3)
  • Prosedur Pengontrolan Non Keuangan (Klausul 8.4)
  • Prosedur Internal Audit (Klausul 9.2)
  • Prosedur Tinjauan Manajemen (Klausul 9.3)
  • Prosedur Ketidaksesuaian & Tindakan Perbaikan (Klausul 10.1)
  • Prosedur Tindakan Perbaikan Berkelanjutan (Klausul 10.2)

Penerapan Sistem Manajemen Anti Suap ISO 37001:2016 tentunya bukan hanya soal dokumentasi tapi yang lebih penting lagi adalah penerapannya. Namun tanpa informasi terdokumentasi yang cukup maka penilaian terhadap pemenuhan persyaratan akan gagal.

Semoga bermanfaat.

WhatsApp chat